okky wrote:Kalau dari penulisan dan alur cerita...menurutku sangat biasa....untuk ukuran buku yang diaktakan fenomenal, kualitasnya ga sebanding dengan Burung-Burung Manyar by YB Mangunwijaya, Para Priyayi by Umar Kayam, atau bahkan Saman nya Ayu Utami.
Aku hanya menikmati LP pada dua bab pertama. Saat dia bercerita tentang nasib sekolah yg diujung tanduk karena kekurangan murid dan ketika Andrea ngebandingin antara sekolah PN Timah dan sekolah Muhamadiyah. Aku kecewa lhoo pas kesenjangan kondisi sekolah ini ga diulas lebih jauh, padahal menurutku justru itu daya tarik terbesarnya.
Terlepas dari kebahagiaan karena LP telah menjadi virus baca yg maha dahsyat, aku melihat LP telah menjadi sekedar trend dan gaya hidup. Dicari karena omongan dari mulut ke mulut yang pesat dan kesuksesan program Kick Andy.
Return to Buku Apa yang lagi In
Users browsing this forum: No registered users and 0 guests